Sosialisasi Pencegahan Penyebaran COVID 19 di Era New Normal

Spread the love

Tingkir – Senin , 6 Juli 2020 bertempat di Aula Kecamatan Tingkir Kota Salatiga berlangsung kegiatan Sosialisasi Pencegahan Penyebaran COVID 19 di Era New Normal di Wilayah Kecamatan Tingkir Kota Salatiga yang diselenggarakan oleh Forkompincam Tingkir yang diikuti oleh Lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas se-Kecamatan Tingkir.

Dalam kegiatan tersebut  hadir Camat Tingkir Saifudin S. Ag, Kapolsek Tingkir Kompol Parwanto S.H.,M.H, Danramil Kapten Inf M Kurdi SE, Kepala Puskesmas Sidorejo kidul dr. Dessy, Lurah Se-Kecamatan Tingkir dan 6 (enam) dr. Intensif di Wilayah Kecamatan Tingkir.

Susunan acara kegiatan yaitu dimulai dengan pembukaan, sambutan-sambutan, materi sosialisasi, doa dan penutup.

Dalam sambutannya, Camat Tingkir Saifudin S.Ag mengucapkan selamat datang kepada para hadirin sekalian aparat TNI Polri dan tenaga medis kemudian dilanjutkan dengan penyampaikan terkait dengan Perwali Nomor: 17 Tahun 2020 Salatiga tentang Penerapan Era New Normal di Kota Salatiga.

Dilanjutkan dengan sambutan Kapolsek Tingkir Kompol Parwanto SH MH yaitu pembatasan dalam kegiatan sosial seperti hajatan yang dulu maksimal 10 orang sekarang boleh sampai dengan 30 orang, tetap mentaati protokoler kesehatan, pakai masker, cuci tangan dan handsanitiser. Bapak Kapolsek mengapresiasi dengan terpilihnya juara 1 siskamling di Karangduwet Kelurahan Kutowinangun Lor dan selanjutnya akan mewakili lomba Siskamling di Tingkat Polda Jateng. Selanjutnya untuk Sosialisasi Era New Normal menjadi domain dari tenaga medis dalam hal ini Puskesmas Sidorejo kidul.

Sambutan selanjutnya adalah dari Danramil Tingkir 016 Kapten M Kurdi yang memohon kejelasannya terkait dengan Era New Normal seperti apa, agar kita dimasyarakat dapat menyampaikan informasi dengan benar.

Yang terakhir yaitu penyampaian dr. Dessy selaku Kepala Puskesmas Sidorejo kidul yaitu dengan adanya perwali No. 17/2020 kita mesti mengedukasi warga masyarakat untuk bisa tertib mentaati protokol kesehatan sesuai yang ada dalam perwali dan kita bersama-sama untuk sosialisasi kepada warga masyarakat.

Sosialisasi diisi dengan materi-materi yang diberikan oleh tim dokter Intensif yaitu :

  • Penjelasan terkait dengan Virus COVID 19
  • Penerapan standarisasi protokoler kesehatan
    1. Cuci tangan
    2. Penggunaan Masker
    3. Handsanitiser
    4. Hindari merokok
    5. Jaga jarak (psycal distancing)
  • Istilah-istilah dalam COVID 19
    1. Isolasi Mandiri yang bertujuan agar tidak menularkan kepada orang lain selama 14 hari, karena penularan virus ini dalam waktu 2 s/d 14 hari.
    2. Menerapkan (PHBS) Perilaku Hidup bersih dan Sehat .
    3. Rapid test (tes cepat) dan Swab test berfungsi untuk diagnosis pasti (akurat).
  • Bahaya Stigma di masyarakat
    1. Dampak dari COVID 19 yang merebak menjadikan beban moral oleh pasien atau keluarga pasien di lingkungan setempat karena  “penolakan”.
    2. Menambah masalah diluar masalah itu sendiri (Covid 19).
    3. Memberikan dukungan baik moral, motivasi dan material,  stigma ini muncul karena ketidaktahuan kita.
    4. Menyebarkan berita yang positif seperti kesembuhan pasien ataupun dukungan galangan dana atau sembako untuk pasien yang terdampak COVID 19.
    5. Covid 19 ini melumpuhkan perekonomian masyarakat, juga menghambat dunia pendidikan.
    6. Kebijakan era New Normal yang akan diterapkan oleh pemerintah dari pusat sampai dengan pemerintah daerah : yaitu suatu perubahan menjalankan aktifitas secara normal dengan tetap menerapkan protokoler dan prosedur kesehatan.
    7. Indikator.
    * Percepatan penularan harus kurang dari 1
    * Mempunyai ruang-ruang untuk pasien
    * Dilakukan pengetesan masal
    8. Beribadah juga ada standar dan SOP nya sendiri.

Kesimpulannya New Normal itu mudah, dan akan menjadi terbiasa dengan perubahan perubahan dengan memperhatikan kesehatan.

 570 total views,  10 views today

Sharing is caring

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *