Gendongan,Tingkir. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang Kelompok 91 di Kelurahan Gendongan, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga menggelar kegiatan sosialisasi Bullying dengan sasaran siswa siswi SD N Gendongan 01, Kamis (29/02/2024). Maraknya berita mengenai kasus bullying di kalangan siswa siswi baik di media sosial maupun real life yang tidak jarang menimbulkan dampak negatif bahkan kematian, mendorong mahasiswa KKN kelompok 91 untuk melakukan kegiatan sosialisasi ini. Menurut ketua KKN kelompok 91 UPGRIS tahun 2024, tujuan digelar sosialisasi ini yaitu mengedukasi siswa-siswi sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai masalah yang masih kerap terjadi di lingkungan masyarakat termasuk lingkungan sekolah khususnya masalah Bullying.
Sosialisasi ini diisi secara interaktif antara mahasiswa KKN dan siswa siswi SD N Gendongan 01 dengan memaparkan video animasi bullying, pemaparan materi, dan games / kuis dengan harapan dapat diserap dengan baik oleh anak-anak. Dalam hal ini, Amelia dan Sasa yang merupakan anggota KKN kelompok 91 sekaligus pemateri pada sosialisasi ini memaparkan informasi-informasi terkait bullying seperti pengertian, bentuk, penyebab, dampak, dan juga bagaimana pencegahannya.
“Bullying atau perundungan merupakan tindakan yang secara sengaja dan berulang-ulang dengan tujuan untuk merendahkan, merugikan, atau menyakiti orang lain,” jelas Amelia.
Adapun dalam materinya, Sasa menjelaskan bahwa dampak bullying tidak hanya dirasakan oleh korban, tetapi juga oleh pelaku. “Beberapa dampak bullying yang dirasakan oleh korban antara lain kurang percaya diri, sering merasa sedih, kesepian, menjadi kurang tertarik untuk melakukan aktivitas yang disenangi, dan juga menurunnya Kesehatan. Sedangkan dampak yang dirasakan oleh pelaku yaitu mudah emosi, dapat dikeluarkan dari sekolah, dan melakukan tindakan kekerasan,” ujarnya. Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif yang diikuti dan diserap dengan semangat oleh siswa-siswi SD N Gendongan 01. Pada sesi kuis/games yang dilakukan diakhir kegiatan, salah satu siswa bernama Reigan memberikan kalimat yang menandakan mulai tumbuhnya kesadaran terkait masalah bullying pada anak-anak. “Kita itu Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu jua” pungkasnya.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 91 Universitas PGRI Semarang berharap dengan digelarnya sosialisasi ini dapat membantu mengurangi atau mencegah bullying pada lingkungan sekolah. Mereka berharap pesan-pesan positif yang disampaikan dapat diserap dan diamalkan oleh siswa-siswi SD Negeri Gendongan 01 agar lingkungan sekolah dapat terus berkembang menjadi tempat meraih pendidikan yang aman bagi semua pelajar.
956 total views, 2 views today
